BAROKAH ORANG TUA KITA (2) Berapa banyak anak muda baik pria
atau wanita yang betah berlama-lama dengan teman. Kenapa seseorang
yang baru di kenalnya bisa menggeser peran ibu di hatinya ?? padahal
sebenarnya dia belum bisa lepas seutuhnya dari sang ibu. Karena peran
ibu bukan hanya ketika kita masih kecil tapi sampai kapanpun, ia akan
tetap menjadi seorang ibu. Ada saatnya ketika kita menikah akan
benar-benar berpisah dengan seorang ibu, menjalani kehidupan secara
mandiri. Bukankah, baiknya masa-masa sendiri di manfaatkan untuk lebih
mendekatinya apalagi kini kita yang telah bekerja tidak memiliki banyak
waktu seperti saat kecil dahulu bersama ibu. Menikmati guratan senyum
dari bibirnya yang tercipta karena perilaku kita yang menyenangkan
hatinya. Bercanda, bercerita, berbagi hikmah dengan ibu.
Ibu, seorang wanita mulia yang telah susah payah mengandung,
melahirkan, mengurus kita dalam keadaan letih. Beliau berikan seluruh
kesenangan dirinya hanya untuk buah hatinya. Hanya buah hatinya, yang
sanggup menggeser prioritas hidup sang ibu terhadap hal lainnya. Karena
teramat mulianya seorang ibu, Rasulullah bahkan menyebut ibu sebanyak
tiga kali kemudian baru ayah ketika ada seseorang bertanya kepada
beliau kepada siapakah hendaknya dia memberikan hormat. Di tangan
ibulah, masa depan buah hati terbentuk. Karena memang sang ibulah yang
lebih dekat secara fisik dengan anak di banding ayah. Bila ayah hanya
memberikan masukan-masukan secara teori, maka ibulah yang
mempraktekkannya langsung kepada anak. Bertahun-tahun ibu mencurahkan
kasih sayangnya kepada anak-anaknya. Tak pernah ada cerita bahwa seorang
ibu lelah mengurus anaknya.
Begitukah
balasan untuk orang yang telah mengorbankan peluh, keringat, bahkan
air matanya sejak Sang Anak lahir? Pantaskah rasanya memperlakukan
kasar orang yang telah merawat kita dengan penuh cinta yang tulus?
Kalau pun tidak ingat bagaimana Orang Tua memperlakukan kita, lihat dan
perhatikan bagaimana orang lain mencintai anak-anaknya. Bisa jadi,
perlakuan Orang Tua kita jauh lebih baik dari itu.
Ya
Allah, izinkan hari-hari berikutnya adalah hari di mana saya bisa
selalu berada di samping mereka, menggenggam erat tangan mereka,
mendengarkan cerita-cerita cinta mereka, dan merawat mereka sepenuh
hati. Jika ada air mata mengalir dari mata keduanya, biarkan tangan
kecil ini yang menghapusnya dengan penuh cinta. Izinkan diri ini untuk
selalu menjaga senyum terukir di bibir mereka.
Robbighfir lii wa
li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo.Ya Robbku.
Ampunilah aku, Ibu Bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana
mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.
Mulai besok mari
kita semua dan jamaah sekalian tanpa kecuali yang masih memiliki orang
tua, sempetin telepon, yang deket samperin, yang tiada panjatkan doa
diatas, dengan merenungi tulisan ini, teleponlah kedua orang tua kita
minta redhonya, kalo bisa sampe menangis, semoga ini bagi amal shaleh
yang sangat besar, bahjkan melebihi ibadah haji, jihad dst, gak ada
ruginya kita barengan dalam niat, dan itikad, dan mari berdoa
bersama-sama karena baru niat aja jadi catatan amal tersendiri, amal
yang sangat utama yaitu bakti kepada orang tua, dan sebarkan karena
Allah meraih amal jama'i bersama, sebarkan gak ada istilah telat dikala
umur kita, kehidupan kita tengah beranjakl tanpa kita sadari, dengan
mengucap Bismillahirrohmanirrohiim...
Yaa Allah Yaa Rabb,
berkahi usaha kami agar kami bisa mendapat keredhoan-Mu dengan bakti
kami kepada kedua orang tua kami, jadikan besok kami dipanjangkan umur
membuat suka cita mereka mendapat sedikit perhatian kami, hingga ucapan
redho keluar dari lisan dan hati mereka, kekalkan Yaa Robb, jadikanlah
amal shaleh bagi kami, niat kami, di esok hari, mudahkanlah Yaa Robb,
Atas Nama-Mu kami memanjatkan do'a, berniat membahagiakan kedua orang
tua, jadikanlah sebagai awal dimana hari kedepan semua rahmat tercurah
bagi kami yang akan melaksanakannya besok, dan bagi mereka yang telah
tiada, sampaikan doanya ya Robb, ampuni ruh mereka, kami dan kedua
orang tua kami kelak, para jamaah mohon aminkan do'a ini, jadikan niat
bacakan Al fatihah, atau shalawat, usahakanlah yang terbaik, dan
gunakan kesempatan selagi mendapat ucapan amin dari sesama jamaah yang
akan beramal shaleh membuka lembaran baru bakti kepada orang tua, bagi
yang serumah bersegeralah semampu semaksimal yang kita bisa. Yaa Robb
kabulkan Do'a kami semuanya, Al Fatihah..Amin Yaa Robbal 'alamin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar